Kerja, Kerja, Kerja, Fokus, Fokus, Fokus
Sejak beberapa waktu yang lalu, saya sibuk untuk menyiapkan planning untuk membuat team yang saya miliki untuk menjadi lebih komersial.
Fokus utamanya adalah perusahaan bisa maju dan terbang tinggi agar investor, keluarga, team, keluarga team bisa hidup sejahtera dan lebih dari berkecukupan untuk kemudian sama-sama membangun Indonesia kearah yang lebih baik.
Karena, gimana bisa fokus untuk bantu membangun bangsa, jikalau kita terus "Strugling" memikirkan cara mengisi perut.
Untuk merealisasikan hal itu, membuat saya kurang bisa tidur nyenyak setiap hari. Dan saya coba menghibur diri mengatakan bahwa hal tersebut wajar.
Tetapi percayalah, kalau ternyata kerja, kerja dan terus bekerja secara fokus, kita akan bisa mencapai apa yang kita inginkan.
Malas jangan menjadi sebuah hal yang menghalangi.
Saya percaya akan hal ini, karena Pak Dahlan Iskan mengajarkannya kepada saya melalui tulisannya. :)
Saya sampai merinding membacanya dan hampir meneteskan airmata.
Ternyata, kesuksesan itu selalu didapat dengan kerja keras dan terus fokus. Serta yang menurut istilah beliau adalah "Manufacturing Hope".
Berikut saya Quote dari blognya beliau yang ditulis oleh teman beliau:
”Ada dua modal besar yang harus kita punya agar menjadi sukses,” kata Dahlan, yang disimak seluruh peserta secara khusyu.
Sifatnya yang bersahaja membuat saya sangat terinspirasi, dan saya ingin membagi kisa inspiratif beliau.Pertama, dia melanjutkan, kerja keras. ”Tanpa kerja keras, kita tidak mungkin mendapat apa yang kita inginkan. Kerja keras dan tidak pernah putus asa.”Kedua, Dahlan mengatakan kita harus fokus pada apa yang sedang kita kerjakan. Kerja keras tanpa dibarengi sikap fokus tersebut, sama saja bohong.
