#dkitchen #project #office #ecommerce #personal

Bulan november adalah salah satu bulan yang paling berat yang pernah dilalui. Baru kali ini melihat banyak kerjaan yang pending sampai sampai tidak tau lagi yang mana yang harus di kerjakan.

Dari mulai kerjaan restaurants. Ini sudah jalan minggu ke 3. Masih banyak hal yang perlu dibenahi. Dari mulai pembukuan, membujuk koki untuk tetap betah, beli sayur yang sudah merupakam rutinitas sekarang, ataupun diomelin sama pengunjung karena makanan lama datangnya. Lebih banyak pengunjung yang kecewa dari pada pengunjung yang senang. Lebih banyak pengunjung yang complain dari pada pengunjun yang muji. Ini yang harus dibenahin secepat mungkin.

Belum selesai urusan "dapur" muncul lagi urusan kantor. Banyak kerjaan kantor yang terpending. Kebanyakan karena enggak fokus. Enggak tau kenapa, yang biasanya sangat fokus, sekarang kerja di kantor jadi enggak fokus. Kerjaan yang biasanya selesai dalam waktu 2 jam harus dikerjakan 1 hari. Belum lagi deadline building new sd framework yang deadline sampai akhir bulan ini. Arghh

Kemudian ada lagi project Indonusadwitama untuk membuat website 3 buah. Musti delivery akhir desember paling lama. Tugas masih belum berakhir. Saya masih harus membuat website ecommerce untuk Fashion. Kebanyakan barang import dari China, Taiwan, Korea, Jepang. Ada juga jualan barang barang Super Kw ataupun Kw untuk branded handbag, cloth, accesories etc. Kemudian buat website untuk resto sendiri, kemudian website hotel papa request langsung dari papa.

Nah, ini yang paling penting tapi gak keurus, yaitu personal life. Punya calon istri tapi seperti gak punya. Cuman bisa ketemu sabtu n minggu. @angelfiree sorry ya :)..
Pulang setiap malam diatas jam 10, sampai di rumah kerja lagi. Kalau ada waktu tutup resto, sering juga pulang jam 12 lewat. Jadi orang rumah sudah pada tidur.

Banyak pelajaran yang bisa di petik. Ternyata cari duid enggak semudah yang dibayangkan.
Tapi biar bagaimana pun, harus tetap berusaha sebaik mungkin n berdoa kepada yang diatas untuk diberikan kelancaran..

Regards,
Nico Amon

Posted by Nico Amon